Membangun Personal Branding di Era Digital

Tak terasa hampir di penghujung tahun 2020, waktu yang terasa begitu cepat dengan harapan yang masih sama, semoga keadaan dunia kembali pulih dan masyarakat dunia selalu dalam keadaan sehat. 

Ilustrasi (sumber gambar : .ionos.co.uk)

-----

By the way, beberapa waktu lalu gue dapat kesempatan khusus untuk di undang live talkshow bersama Sekolah Vokasi IPB mengenai Personal Branding in the Digital Era untuk menjawab tantangan saat ini, bagaimana kiat membangun personal branding yang baik dengan pemanfaatan teknologi. Nah, buat yang ketinggalan, bisa disimak melalui postingan ini sob.

@sekolahvokasiipb
 -----

Pasti kamu tau dong, kalau situasi pandemi kaya gini, peranan teknologi bermanfaat banget dan useful. Era disrupsi ini membuat masyarakat memaksimalkan peranan teknologi dalam melakukan fungsi tugas dan menggunakan kekuatan digital untuk melakukan segala hal, di mulai memanfaatkan mesin pencari  informasi, media belajar, advokasi, galang dana, sampai jadi wadah eksistensi diri. Nah, poin terakhir pas banget kalau bicara personal branding, karena media teknologi terutama internet bisa banget berguna buat ngembangin personal branding yang kamu inginkan.

Ada beberapa hal atau langkah yang bisa kamu mulai untuk membangun personal branding di era digital saat ini :

1. Fokus


 

Fokus dengan apa yang menjadi passion-mu.  Apa itu passion? suatu hasrat / perasaan antusiasme yang kuat terhadap objek / bidang yang kamu sukai. Gue yakin, pasti setiap individu punya passion-nya sendiri dan belum tentu sama ya sob. Bingung nemu passion? cara yang mudah adalah kenali diri kamu sendiri, ajak orang lain terdekat mu untuk menilai diri kamu, apa potensi yang kamu miliki. Kalau, pribadi gue sendiri menemukan passion nggak sulit kok, bisa mengenali dengan kecocokan diri kita dengan hal yang paling kita anggap suka dan  itu dilakukan secara terus menerus (cenderung hobi yang kita miliki).

2. Narasi

 

Supaya personal kita lebih dikenal seperti apa oleh orang lain, harus pintar-pintar membuat cerita atau narasi sebaik mungkin, agar orang lain yang belum kenal kamu akan percaya kalau kamu punya potensi dan keahlian tertentu, sehingga tujuan personal branding kamu dapet banget. Di situasi saat ini, yang bisa kamu lakukan adalah membuat narasi melalui platform digital. Adapaun platform yang dapat kamu manfaatkan seperti media blog yang gue punya ini atau akun sosial media, bisa juga memanfaatkan instagram, facebook, twitter, atau linkedin  sebagai wadah kamu membuat personal story yang apik.

3. Konsisten

 


Kalau kamu udah ngelakuin 2 poin di atas, kunci dari segala kunci ada di poin ini, konsisten. Konsisten punya peranan penentu apakah personal branding yang kamu bangun tercapai atau nggak. Untuk hal ini jujur, butuh niat yang tulus, itikad yang kuat, dan visi yang panjang, supaya kamu bisa ngejalanin apa yang menjadi passion-mu secara terus menerus.

Dari ketiga poin tersebut tentu harus didasari yang utama adalah niat dan visi kamu, mau di bawa kemana personality mu untuk dikenal orang lain dan lingkunganmu. Satu lagi yang perlu diingat, personal branding sangat berbeda dengan pencitraan ya sob, personal branding butuh jiwa yang jujur yang ada dalam diri kamu, no peri palsu, karena pencitraan itu semuanya palsu, hehe

Semangat dan selamat mengembangkan diri!


0 Response to "Membangun Personal Branding di Era Digital"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel