Milenial Bicara Rokok


Rokok ibarat selebritas yang terus menerus di perbincangkan, sangat fenomenal namun menyakitkan.

Banyak yang bela, tapi tidak sedikit yang menolak.

Jutaan kebohongan publik yang terus di jaga, hingga jutaan jiwa melayang akibatnya.

Saatnya milenial bicara rokok!






Bertahun-tahun perhatian pemerintah terhadap upaya pengendalian rokok masih minim. Produk rokok terus di niagakan hingga masyarakat tak mampu menghitung berapa jumlah batang yang dihasilkan pabrikan rokok yang di jual.  

Walaupun peringatan berbahaya terus di gaungkan, rasanya cara tersebut tak mampu membendung jumlah perokok yang semakin meningkat. Anak-anak, remaja, wanita hamil menjadi salah tiga korban dari pemasarannya yang menyedihkan, produk bahaya yang di anggap normal.

Indonesia menjadi negara dengan pertumbuhan ekonomi kuat, di puji puja negara lain dan pimpinan negara serta dunia internasional hingga kita sebagai rakyatnya tersanjung. Tapi, kita malu Indonesia menjadi negara yang tidak sehat, karena kepedulian pemerintah terhadap pengendalian rokok dirasa minim. Minim perhatian kesehatan, tapi sangat peduli akan cukong-cukong industrinya. Indonesia perlu bangga sebagai inisiator konvensi pengendalian tembakau, tapi malu menjadi salah satu negara yang hingga kini urung menyetujui aksesi konvensi.

Impian bonus demografi seolah menjadi sirna, usia-usia produktif tak lagi bisa di banggakan. Rokok menjadi penghalang untuk maju, menjadi penghambat kaum muda berprestasi, karena kita butuh prestasi yang sehat.

Sebagian orang menanggap, rokok berkontribusi nyata terhapap negeri? Penyumbang devisa terbesar? Pajak terbesar? Semua bisa di bantah dengan kenyataan kerugian yang di akibatkan rokok. Rokok penyumbang penyakit hingga defisit badan jaminan kesehatan yang hingga kini menjadi permasalahan besar yang terus bergulir, hingga jajaran eksekutif tak mampu memecahkan masalah dan menyerah, negara rugi besar! Petani akan matI? Petani tidak akan pernah mati, karena rakyat butuh makan.

Tahun 2019 adalah tahun baru bagi pemerintahan baru, harapan baru, dan impian baru. Kami hanya butuh pengendalian bukan larangan. Pengendalian rokok akan menciptakan kualitas udara yang bersih, kesehatan masyarakat  terjamin, pendidikan anak berkualitas, dan sosial-poltik yang harmonis.

Tulisan ini di buat dari hati sebagai wujud kepedulian di hari tanpa tembakau sedunia, karena kita yakin Indonesia peduli isu ini yang butuh sentilan bahwa masa depan negara ini ada di tangan para muda, masa depan yang lebih sehat dengan regulasi yang tepat.

-dari ricki untuk kesehatan indonesia-



0 Response to "Milenial Bicara Rokok "

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel